SD PANCASILA 45. All Rights Reserved. Powered by Blogger.
18 June 2016

Format DKN SD, Leger, Format Ijazah, Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2016

Ijazah SD Depan
Ijazah adalah dokumen resmi yang diterbitkan sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatujenjang pendidikan setelah lulus ujian, pada format yang telah dirilis balitbang kemdikbud ini untuk tahun pelajaran 2015/2016 Blanko Ijazah meliputi jenjang SD/SDLB, SMP,SMA dan SMK yang pada contoh SHUN 2016 meliputi jenjang SMP,SMA,SMA,MTs, Paket dan SMK.
Sertifikat Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SHUN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UN serta tingkatan capaian Standar Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam kategori; Blanko SHUN adalah format resmi yang dicetak oleh Pemerintah dan/atau pemerintah daerah yang akan digunakan sebagai Sertifikat Hasil Ujian Nasional.
Dari Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Blangko ljazah Nomor: 4157 /H/EP/2016 dan Blangko SHUN Nomor: 4156/H/EP/2016 untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2015/2016.
Ijazah SD Belakang
Ijazah SD Belakang
Sedangkan petunjuk pengisian blangko ijazah satuan pendidikan dasar dan menengah tahun pelajaran 2015/2016, atau Juknis penulisan ijazah 2016. Ijazah untuk SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK hanya diterbitkan oleh satuan pendidikan yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), sedang Ijazah untuk Paket A, Paket B, dan Paket C oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Download File



SD PANCASILA 45 Download
01 June 2016

Jangan Mengaku "Arek Suroboyo" Kalau Belum Baca Buku "Prejengane Kutho Suroboyo"

Hari ini, udara terasa sangat panas. Kipas angin buthut tak mampu membuat dingin ruangan. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
   “Assalamu’alaikum.”
   “Wa’alaikum salam. Monggo masuk, Mas!” sapaku pada tamu itu.
   “Silahkan duduk. Ada perlu apa, Mas?”
   “Saya Slamet Setiono, dulu murid SD ini. Saya sekarang tergabung di FLP. Bu Nif ada, Pak?” Jawabnya sambil bertanya.
   “Ada, di atas ngajar anak-anak. Oh ya, FLP niku nopo, nggih?” Sambil mesam mesem, saya tanya dia.
   “FLP itu Forum Lingkar Pena, Pak. Saya mau menghibahkan buku untuk sekolah ini. Judulnya Prejengane Kutho Suroboyo.”
            Singkat cerita, setelah dia pulang, saya baca buku itu. Ada hal yang menarik dari buku ini. Buku ini adalah kumpulan tulisan anak-anak muda Surabaya tergabung dalam Forum Lingkar Pena (FLP) yang mengulas tradisi, asal usul, makanan khas, permainan, tarian dan aspek lain tentang Surabaya yang selama ini tak diketahui publik.
Beberapa tradisi dan kearifan lokal yang ditulis dalam buku tersebut seperti Tradisi Rebo Pungkasan, Jurang Kuping - Kupinge Sak Jurang, Pasar Maling – Malinge Wes Insyaf Rek, Iwak Peyek - Iwak Pitik, Unjung-unjung Golek Sangu Riyoyo, Uniknya Topeng Muludan, Sepo Sepi (ditulis Slamet Setiono) dan masih banyak lagi. Total ada 82 tradisi atau kearifan lokal yang dihimpun dalam buku ini.
Buku ini sekaligus menunjukkan tak sedikit dolanan dulu sangat ramah lingkungan, berbanding terbalik dengan permainan zaman sekarang yang tergantikan oleh teknologi digital.
Penggunaan bahasa Suroboyoan di seluruh tulisan memang disengaja untuk menghadirkan kesan jenaka. Tak jarang pembaca akan banyak menemukan bahasa sehari-hari Arek Suroboyo yang lucu dan penuh banyolan. Pembaca akan dibuat mesam-mesem, bahkan tertawa ngakak.
---------------------------------
Orang Surabaya memang berbeda. Setiap lawuh disebut iwak. Jadi jangan heran kalau di Surabaya iwak itu banyak sekali spesiesnya. Selain iwak mujaer dan bandeng, ada juga iwak bebek, iwak tempe, iwak soto, iwak krupuk, bahkan iwak sambel. Ada sedikit lelucon yang bisa peno simak.
Wak Kaji budhal-mulih kerjo numpak sepeda montor. Tutug prapatan, sepedae mandheg soale lampune lagi abang. Onok arek cilik ujug-ujug nyedhek.
“Paklik, Sampeyan tak bedheki. Nek Sampeyan gak iso njawab, aku kekono dhuwik sewu, yo.”
“Walah, bedhekane arek cilik ae. Yo, opo pertanyaane?”
“Iwak opo sing nang ndunyo iki mek ono rong werno, putih karo kuning?”
Wak Kaji muikir. Wedi kalah mungsuh arek cilik. Gak pekoro kalah, tapi isine iku, lho. Masio nek menang yo tetep ae gak bangga. Lha, mungsuhe jik bayi.
“Opo jawabane, Lik? Selak ijo iki lampune.”
“Yo wis, gak ngerti. Opo jawabane?” Wak Kaji ngelungi dhuwik sewu.
“Iwak endhog. Suwun yo, Lik.”
Arek cilik mau wis mlayu tuku es cao. Wak Kaji jik ndlahom nang ndhukur sepeda.


---------------------------------


Itu adalah sekelumit kisah yang ada di buku ini.
Selamat membaca, Rek!


SD PANCASILA 45 Berita
01 September 2015

Sistematika Dokumen Kurikulum KTSP 2013 (Buku I) Berdasarkan Permendikbud 61 Tahun 2014

 


Berdasarkan Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014
Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
pada Pendidikan Dasar dan Menengah


SISTEMATIKA DOKUMEN KURIKULUM (BUKU I)


HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Uraian tentang kondisi nyata, kondisi ideal, potensi dan karakteristik sekolah
B.   Dasar Hukum
a.    Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
b.    Dst
C.   Tujuan Penyusunan KTSP
D.   Acuan Konseptual KTSP
E.   Prinsip-prinsip Penyusunan KTSP

BAB II
VISI, MISI, DAN TUJUAN

A.   VISI
Mengacu tuntutan SKL Satuan Pendidikan sebagaimana tercantum pada Permendikbud Nomor 144 Tahun 2014.
B.   MISI
Indikator Visi.
C.   TUJUAN
Indikator Misi.

BAB II
MUATAN KURIKULER

A.   Muatan Nasional
1.    Struktur kurikulum
Daftar pengelompokan semua mata pelajaran dan alokasi waktunya sesuai permendikbud nomor 57 tahun 2014 (tabel)
Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu
2.    Muatan Kurikulum
a.    Mata Pelajaran Kelompok A permendikbud nomor 57 tahun 2014 lampiran III
Uraian tujuan (orientasi) mata pelajaran kelompok A
1)    Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (tujuan dan ruang lingkup)
2)    Pendidikan Kewarganegaraan (tujuan dan ruang lingkup)
3)    Dst (tujuan dan ruang lingkup)
b.    Mata Pelajaran Kelompok B
Uraian tujuan (orientasi) mata pelajaran kelompok B
1)    Seni Budaya dan Prakarya (tujuan dan ruang lingkup)
2)    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (tujuan dan ruang lingkup)
B.   Muatan Lokal
·         Hanya terintegrasi pada mata pelajaran Kelompok B (sesuai sekolah)
·    Terintegrasi pada mata pelajaran Kelompok B dan ada muatan lokal  mandiri dengan waktu pembelajaran  maksimum 2 JP per minggu. (sesuai sekolah)
·      Jenis dan strategi pelaksanaan muatan lokal yang dilaksanakan sesuai dengan kebijakan daerah.
·      Jenis dan strategi pelaksanaan muatan lokal yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik sekolah.
          1.    Bahasa Jawa
          2.    Bahasa Inggris
·         Uraian tentang jenis dan strategi pelaksanaan program muatan lokal.
·  Lampirkan KI-KD pengembangan muatan lokal  dari KI-KD mata pelajaran Kelompok B bila terintegrasi
·   Lampirkan KI-KD yang disusun Dinas bila ada mata pelajaran muatan lokal mandiri.
·         Lampiran tentang muatan lokal dimasukkan dalam Buku 2
C.   Bimbingan Konseling
Bimbingan konseling dapat diselenggarakan melalui tatap muka di kelas sebagai muatan kurikulum yang ditetapkan pada tingkat satuan pendidikan.
·         Layanan BK
·         Mekanisme pelaksanaan BK
D.   Teknologi Informasi dan Komunikasi
·         Kompetensi TIK yang dibimbingkan bagi peserta didik 
·         Mekanisme pembimbingan TIK di satuan pendidikan
E.   Ekstrakurikuler mengacu pada permendikbud nomor 62 tahun 2014
1.Kegiatan ekstrakurikuler wajib Pendidikan Kepramukaan mengacu pada Permendikbud nomor 63 tahun 2014
Model Kegiatan Pendidikan Kepramukaan yang dilaksanakan di sekolah
Program Kegiatan Ekstrakurikuler memuat:
·         rasional dan tujuan umum;
·         deskripsi setiap kegiatan ekstrakurikuler;
·         pengelolaan;
·         pendanaan; dan
·         evaluasi.
2.    Ekstrakurikuler Pilihan
Pilihan sesuai bakat dan minat peserta didik.
Berbentuk latihan olah-bakat dan latihan olah-minat
Program Kegiatan Ekstrakurikuler memuat:
·          rasional dan tujuan umum;
·          deskripsi setiap kegiatan ekstrakurikuler;
·          pengelolaan;
·          pendanaan; dan
·          evaluasi.
F.    Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Permendikbud nomor 104 tahun 2014
1.    KKM Nasional
2.    KKM Satuan Pendidikan
G.   Remedial dan Pengayaan
            1.    Remedial
            2.    Pengayaan
H.   Kriteria Kenaikan dan Kelulusan
1.    Kriteria Kenaikan
2.    Kriteria Kelulusan

BAB IV
BEBAN BELAJAR

A.   Sistem Pembelajaran (disesuaikan satuan pendidikan)
·         Paket atau SKS
·         Sistem paket:  tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri.
·         Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada Sistem Paket 0%-40%  dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
·         Sistem SKS. Beban belajar 1 (satu) sks terdiri atas 1 (satu) jam pembelajaran tatap muka, 1 (satu) jam penugasan terstruktur, dan 1 (satu) jam kegiatan mandiri.
B.   Beban Belajar Tambahan
Uraian tentang rasionalisasi pemanfaatan tambahan 4 (empat) jam pelajaran per minggu ( tambahan jam menyesuaikan kondisi sekolah )

BAB V
KALENDER PENDIDIKAN

Pengaturan tentang permulaan tahun pelajaran.
Jumlah minggu efektif belajar satu tahun pelajaran.
Jadwal waktu libur (jeda tengah semester, antar semester, libur akhir tahun pelajaran, libur keagamaan, hari libur nasional dan hari libur khusus).
SD PANCASILA 45 Home