SD PANCASILA 45. All Rights Reserved. Powered by Blogger.
01 September 2015

Sistematika Dokumen Kurikulum KTSP 2013 (Buku I) Berdasarkan Permendikbud 61 Tahun 2014

 


Berdasarkan Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014
Tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
pada Pendidikan Dasar dan Menengah


SISTEMATIKA DOKUMEN KURIKULUM (BUKU I)


HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Uraian tentang kondisi nyata, kondisi ideal, potensi dan karakteristik sekolah
B.   Dasar Hukum
a.    Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
b.    Dst
C.   Tujuan Penyusunan KTSP
D.   Acuan Konseptual KTSP
E.   Prinsip-prinsip Penyusunan KTSP

BAB II
VISI, MISI, DAN TUJUAN

A.   VISI
Mengacu tuntutan SKL Satuan Pendidikan sebagaimana tercantum pada Permendikbud Nomor 144 Tahun 2014.
B.   MISI
Indikator Visi.
C.   TUJUAN
Indikator Misi.

BAB II
MUATAN KURIKULER

A.   Muatan Nasional
1.    Struktur kurikulum
Daftar pengelompokan semua mata pelajaran dan alokasi waktunya sesuai permendikbud nomor 57 tahun 2014 (tabel)
Mata Pelajaran dan Alokasi Waktu
2.    Muatan Kurikulum
a.    Mata Pelajaran Kelompok A permendikbud nomor 57 tahun 2014 lampiran III
Uraian tujuan (orientasi) mata pelajaran kelompok A
1)    Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (tujuan dan ruang lingkup)
2)    Pendidikan Kewarganegaraan (tujuan dan ruang lingkup)
3)    Dst (tujuan dan ruang lingkup)
b.    Mata Pelajaran Kelompok B
Uraian tujuan (orientasi) mata pelajaran kelompok B
1)    Seni Budaya dan Prakarya (tujuan dan ruang lingkup)
2)    Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (tujuan dan ruang lingkup)
B.   Muatan Lokal
·         Hanya terintegrasi pada mata pelajaran Kelompok B (sesuai sekolah)
·    Terintegrasi pada mata pelajaran Kelompok B dan ada muatan lokal  mandiri dengan waktu pembelajaran  maksimum 2 JP per minggu. (sesuai sekolah)
·      Jenis dan strategi pelaksanaan muatan lokal yang dilaksanakan sesuai dengan kebijakan daerah.
·      Jenis dan strategi pelaksanaan muatan lokal yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan karakteristik sekolah.
          1.    Bahasa Jawa
          2.    Bahasa Inggris
·         Uraian tentang jenis dan strategi pelaksanaan program muatan lokal.
·  Lampirkan KI-KD pengembangan muatan lokal  dari KI-KD mata pelajaran Kelompok B bila terintegrasi
·   Lampirkan KI-KD yang disusun Dinas bila ada mata pelajaran muatan lokal mandiri.
·         Lampiran tentang muatan lokal dimasukkan dalam Buku 2
C.   Bimbingan Konseling
Bimbingan konseling dapat diselenggarakan melalui tatap muka di kelas sebagai muatan kurikulum yang ditetapkan pada tingkat satuan pendidikan.
·         Layanan BK
·         Mekanisme pelaksanaan BK
D.   Teknologi Informasi dan Komunikasi
·         Kompetensi TIK yang dibimbingkan bagi peserta didik 
·         Mekanisme pembimbingan TIK di satuan pendidikan
E.   Ekstrakurikuler mengacu pada permendikbud nomor 62 tahun 2014
1.Kegiatan ekstrakurikuler wajib Pendidikan Kepramukaan mengacu pada Permendikbud nomor 63 tahun 2014
Model Kegiatan Pendidikan Kepramukaan yang dilaksanakan di sekolah
Program Kegiatan Ekstrakurikuler memuat:
·         rasional dan tujuan umum;
·         deskripsi setiap kegiatan ekstrakurikuler;
·         pengelolaan;
·         pendanaan; dan
·         evaluasi.
2.    Ekstrakurikuler Pilihan
Pilihan sesuai bakat dan minat peserta didik.
Berbentuk latihan olah-bakat dan latihan olah-minat
Program Kegiatan Ekstrakurikuler memuat:
·          rasional dan tujuan umum;
·          deskripsi setiap kegiatan ekstrakurikuler;
·          pengelolaan;
·          pendanaan; dan
·          evaluasi.
F.    Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Permendikbud nomor 104 tahun 2014
1.    KKM Nasional
2.    KKM Satuan Pendidikan
G.   Remedial dan Pengayaan
            1.    Remedial
            2.    Pengayaan
H.   Kriteria Kenaikan dan Kelulusan
1.    Kriteria Kenaikan
2.    Kriteria Kelulusan

BAB IV
BEBAN BELAJAR

A.   Sistem Pembelajaran (disesuaikan satuan pendidikan)
·         Paket atau SKS
·         Sistem paket:  tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri.
·         Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada Sistem Paket 0%-40%  dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
·         Sistem SKS. Beban belajar 1 (satu) sks terdiri atas 1 (satu) jam pembelajaran tatap muka, 1 (satu) jam penugasan terstruktur, dan 1 (satu) jam kegiatan mandiri.
B.   Beban Belajar Tambahan
Uraian tentang rasionalisasi pemanfaatan tambahan 4 (empat) jam pelajaran per minggu ( tambahan jam menyesuaikan kondisi sekolah )

BAB V
KALENDER PENDIDIKAN

Pengaturan tentang permulaan tahun pelajaran.
Jumlah minggu efektif belajar satu tahun pelajaran.
Jadwal waktu libur (jeda tengah semester, antar semester, libur akhir tahun pelajaran, libur keagamaan, hari libur nasional dan hari libur khusus).
SD PANCASILA 45 Home